Berita Utama

FILM PENDEK KREASI SISWA MAN 3 TULUNGAGUNG

M. Syaiful Rohman, S.Pd.I | Rabu, 24 April 2013 - 10:54:47 WIB | dibaca: 181 pembaca

Tulungagung Jatim (MAN 3) Sebuah kemampuan apabila tidak di apresiasikan maka akan hilang. Bakat yang terdapat pada diri anak akan tertutup. Seperti halnya dengan siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Tulungagung, dari sekian banyak siswa mereka semua tidak memiliki bakat dan kemampuan yang sama. Mereka memiliki kemampuan tertentu yang apabila kita mampu mengolah bakat tersebut maka akan menjadi hal yang tak terduga bagi kita.

Sejalan dengan itulah yang dilakukan oleh MAN 3 Tulungagung mencoba mengolah bakat dan kemampuan siswa dalam hal acting atau berolah peran. Selain untuk mengolah kemampuan siswa kegiatan olah peran dalam pembuatan film pendek ini dilakukan sebagai partisipasi dan MAN 3 Tulungagung dalam ajang kreasi dalam pembuatan film pendek yang di selenggarakan oleh PRODIDTIK ITS Surabaya tahun 2012.

Dalam pembuatan film ini semuanya dilakukan oleh siswa. Mulai sutradara, kameramen, editor, pemeran, semuanya di kelola oleh siswa. film ini mengambil judul “ETIKA PERGAULAN”. Pelaksanaan dalam pembuatan film ini memakan waktu sekitar 2 minggu mulai dari dari hari senin tanggal 29 Oktober dan berkhir hari senin tanggal 12 Nopember dan keseluruhannya diambil di lokasi Madrasah. Film ini di bimbing dan dipandu oleh M. Syaiful Rohman, S.Pd dan Zakiyah Fuad sebagai Tim Prodistik MAN 3 Tulungagung. Judul ini diambil dikarenakan pada akhir-akhir ini semakin maraknya tawuran antar sekolah yang mungkin ini disebabkan oleh hal yang sepele saja.

Film yang berdurasi 13 menit 27 detik ini menggambarkan 6 orang anak yang semuanya adalah siswa MAN 3 Tulungagung.Hadi, adalah salah satu siswa MAN 3 Tulungagung yang nakal, sehingga ia mempengaruhi 5 temannya untuk menjadi anggota dari gangnya. Tak elah kelima temannya tersebut terbujuk oleh hadi sehingga kelimanya menjadi anak buah dari hadi.

Mereka melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap tata tertib di sekolah, membolos saat pelajaran sedang berlangsung, memalak temannya yang sedang berada di kantin. Akan tetapi berkat laporan beberapa temannya atas ulah beberapa temannya tersebut yang di sampaikan kepada Ibu wali kelas dan kepada pihak BK dan juga setelah mendapatkan pengarahan dari BK akhirnya mereka sadar atas ulah yang telah mereka lakukan sehingga mereka menyesali atas semua yang telah mereka lakukan dan mereka berharap mau diterima lagi oleh teman-teman mereka di kelas. (Arsya)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)